- Berita, Nasional

Akibat Semeru, 9.374 Jiwa Mengungsi

up2date.id, LUMAJANG-  Hingga hari ke-10 sejak erupsinya Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, sebanyak 9.374 jiwa terpaksa hidup di pengungsian. Mereka 4.576 laki-laki dan 4.798 perempuan. Sementara yang meninggal 46 orang.

“Posko merilis korban meninggal dunia sebanyak 46 jiwa, luka berat 18 dan luka ringan 12. Sedang data sementara warga mengungsi berjumlah 9.374 jiwa. Laki-laki 4.576 dan perempuan 4.798 jiwa,” jelas Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangan resminya, Senin (13/12).

Jumlah warga mengungsi, sambung Abdul, tersebar di 129 titik, baik di wilayah Kabupaten Lumajang dan kabupaten tetangga, seperti Malang, Probolinggo, Blitar dan Jember.

Baca Juga: Sepekan Erupsi Semeru, Korban Meninggal 46 Orang

Posko mengidentifikasi pos-pos pengungsian terpusat dengan jumlah penyintas besar berada di 3 kecamatan, yaitu Kecamatan Candipuro 8 titik dengan jumlah total 3.538 jiwa, Pasirian 6 titik 2.081 jiwa dan Pronojiwo 4 titik 1.056 jiwa.

“Titik-titik pos pengungsian sisanya tersebar di sejumlah kawasan atau kecamatan lain di Kabupaten Lumajang,” imbuh Abdul.

Selain itu, lanjut Abdul, posko tidak hanya memberikan pelayanan dasar kepada warga terdampak. Kesehatan hewan, khususnya yang dimiliki masyarakat, juga menjadi perhatian selama masa tanggap darurat.

Data sementara per Ahad (12/12) pukul 18:00 WIB, hewan terdampak, sapi 764 ekor, kambing 684 ekor dan unggas 1.578 ekor. Hingga kini, petugas masih mendata hewan milik warga yang terdampak material vulkanik saat Gunung Semeru meletus.

Posko memiliki tiga pos untuk pendistribusian pakan ternak dan pelayanan kesehatan (keswan) di bawah koordinasi Dinas Peternakan Kabupaten Lumajang. Ketiga pos tersebut berada di Desa Sumberwuluh, Sumbermujur dan Supiturang. (yob/foto: bnpb)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *