- Daerah

Siswa Dilatih Meresensi Buku Guna Ramaikan Konten Literasi Digital

Up2date.id, BATULICIN – Lembaga Literasi Berinklusi Sosial,  Komunitas Pegiat Gambar (Kopiambar) Bacarita bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan  (Dispersip) Kabupaten Tanah Bumbu menyelenggarakan Workshop Resensi Buku/Ulasan Buku Berbasis Konten Digital pada Kamis (18/6).

Kegiatan berlangsung di Studio Mini Lantai II Kantor Layanan Umum Dispersip ini melibatkan pelajar jenjang SMP dan SMA se kabupaten Tanah Bumbu sebagai peserta. Sedikitnya 40 peserta ambil aktif bagian dalam rangkaian kegiatan.

Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca sekaligus mengembangkan kemampuan generasi muda dalam membuat ulasan buku yang kreatif melalui media digital. Resensi akan meningkatkan kemampuan menganalisa dan berpikir kritis.

Kepala Dispersip, Yulia Rahmadani mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara Dispersip dan Kopiambar dalam menghadirkan kegiatan literasi yang relevan dengan perkembangan teknologi digital saat ini.

Apalagi menurutnya, Tanah Bumbu memiliki potensi sumber daya manusia yang mampu bersaing dengan daerah lain. Kegiatan pelatihan semacam ini dapat mengasah kompetensi talanta generasi muda.

“Kita memiliki meutiara-mutiara yang terpendam. Hanya saja kadang mutiata tersebut belum dipoles sedemikian rupa. Melalui pelatihan ini kami verharap mutiara tersebut tampak ke permukaan,” ujar Yulia menganalogi saat membuka kegiatan secara resmi.

Koordinator Kopiambar Muzakkir Munzir, mengatakan bahwa workshop ini merupakan upaya untuk mendorong pelajar agar tidak hanya gemar membaca, tetapi juga mampu menyampaikan pemahaman mereka terhadap buku melalui berbagai bentuk konten digital yang menarik dan informatif. Menurutnya meresensi berarti mengapresiasi karya. Hasil resensi dapat menjadi Kompas bagi orang lain.

Pelatihan ini menghadirkan narasumber Ratih Ayuningrum, akademisi sekaligus praktisi yang berasal dari Kabupaten Kotabaru. Selain itu hadir pula Ngatmiyatun, penulis buku dengan nama pena Mia Ismed. Ia juga dikenal sebagai konten kreator.

Dalam sesi materi, Ratih Ayuningrim menjelaskan konsep dasar serta teknis penyusunan resensi buku yang baik. Peserta mendapatkan pemahaman mengenai unsur-unsur penting dalam ulasan buku, teknik penyampaian informasi, hingga cara mengemas resensi agar menarik bagi audiens digital.

Sementara itu, Ngatmiyatun berbagi pengalaman dalam mengolah konten digital. Ia memaparkan berbagai strategi kreatif dalam memanfaatkan media sosial dan platform digital untuk menyebarluaskan ulasan buku atau film sehingga dapat menjangkau lebih banyak pembaca.

Sepanjang kegiatan berlangsung, para peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi. Mereka aktif bertanya, berdiskusi, dan mencoba mempraktikkan materi yang disampaikan oleh para narasumber.  Dengan metode terbimbing, peserta juga mempresentasikan hasil resensi di hadapan peserta lain.

Tak sampai di situ, peserta juga mendapat penugasan di rumah untuk mengunggah hasil resensi ke platform digital.  Ke depan penyelenggara akan mengadakan apresiasi dan lomba resensi berbasis konten digital yang  mengakomosir konten pelajar se Tanah Bumbu.

Workshop ini merupakan fasilitasi Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Kegemaran Membaca (P2KM) Dispersip melalui program kerjasama. Hasil yang diharapkan para pelajar di Kabupaten Tanah Bumbu semakin termotivasi untuk meningkatkan budaya literasi sekaligus mampu menghasilkan konten digital yang edukatif, kreatif, dan bermanfaat bagi masyarakat luas. (uza/ foto: bzak)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *