- Daerah

Buaya Masih Dicari, Pj Bupati Longgarkan Banana Boats di Pantai Batakan Baru

Up2date.id, PELAIHARI–  Setelah sempat membatasi aktivitas di Pantai Batakan Baru, Kecamatan Panyipatan, menyusul adanya kemunculan buaya, Pejabat Bupati Tanah Laut (Tala), H Syamsir Rahman, memberi kelonggaran kepada pengelola banana boats dan penyewaan pelampung.

Kelonggaran disampaikan langsung Pj Bupati kepada beberapa pengelola banana boats, Sabtu (13/4) petang saat. meninjau Pantai batakan Baru. Meski demikian,  Pj Bupati tetap mengimbau kepada pengelola untuk tidak menjatuhkan pengguna jasa banana boats di tengah atau jauh dari pantai.

Demikian juga dengan para penyewaan pelampung diminta untuk mengawasi pengunjung yang menyewa pelampungnya.

Kelonggaran ini diberikan Pj Bupati setelah berdiskusi dengan Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalsel dan petugas gabungan. Tetapi tetap dengan imbauan kepada pengunjung dan penyewaan wahana bermain di air.

Sejak menerkam nelayan di Sungai Batakan.  Kamis (29/3) lalu, buaya tersebut sempat muncul dua hari setelah kejadian, namun sejak itu tidak pernah terlihat lagi. Pancing dan Jebak yang dipasang BKSDA tidak membuahkan hasil.

Pj Bupati membenarkan sebelum Lebaran Idul Fitri sempat mengeluarkan imbauan agar pengunjung obyek wisata Pantai Batakan Baru tidak berenang di pantai, termasuk meminta pengelola banana boats untuk tidak beroperasi.

“Kemarin kita sempat memberikan larangan pengunjung untuk berenang di pantai,” kata Syamsir Rahman.

Menurut Pj Bupati hari ini ia mengizinkan pengunjung berenang, pengelola banana boats boleh beroperasi termasuk penyewaan pelampung, namun sipatnya terbatas. Pengunjung boleh berenang tapi tidak jauh dari pantai, sedang banana boats diminta tidak menjatuhkan penumpangnya jauh dari pantai.

“Mereka kita beri kelonggaran, hanya saja sipatnya terbatas dan tetap diawasi oleh tim gabungan,” terang Pj Bupati.

Pj Bupati juga mengingatkan kepada pengelola Pantai Batakan Baru dan pengunjung untuk tidak bermain air atau berenang di malam hari.

Sementara itu petugas Polhut BKSDA Kalsel masih berupaya mencari keberadaan buaya yang sempat menerkam warga di Sungai Batakanu.

Menurut pelaksana tugas (Plt) Kepala BKSDA Kalsel, Suwandi, upaya mengevakuasi buaya tersebut masih dilakukan di kawasan Sungai Batakan, rencananya Minggu besok perangkap yang dipasang akan di geser agak ke dalam sungai.

“Kami akan mencoba memindah perangkap agak ke dalam dari muara sungai,” kata Suwandi saat di konfirmasi, Sabtu (13/4).

Kedatangan Pj Bupati selain didampingi Kepala BKSDA Kalsel Suwandi, juga didampingi Plt Kepala Dinas Pariwisata M Syahid, Kapolsek Panyipatan, Anggota Pos Ramil Panyipatan, Pos Lanal Batakan dan Camat Panyipatan. (Zkl/foto: zkl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *